Petinju Papua Geisler AP Temui Menpora Usai Taklukkan Petinju Thailand, Siap Tanding di Kejuaraan Dunia

Serambi NusantaraMenteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menerima audiensi petinju asal Papua, Geisler AP, di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (9/4/2025). Didampingi manajer Stevi Verdinandus, pelatih serta official, Geisler datang membawa kabar membanggakan, sabuk juara Kelas Menengah Super WBC Kontinental Asia berhasil diraihnya.

Petinju kelahiran Wamena ini sukses mengalahkan lawannya, Rattakorn Tassaworn asal Thailand, dalam pertarungan yang digelar di World Siam Stadium, Bangkok, Sabtu (29/3/2025).

“Saya dari Papua ingin menyampaikan bahwa saya mewakili Merah Putih, mewakili teman-teman petinju profesional di Indonesia. Semoga kemenangan ini memotivasi generasi muda, khususnya di Papua, untuk menekuni dunia tinju secara profesional,” ungkap Geisler, yang dikenal dengan julukan The King of Papua.

Tidak berhenti di situ, Geisler telah mempersiapkan diri menghadapi tantangan berikutnya, Kejuaraan Dunia World Professional Boxing Federation (WPBF) yang rencananya digelar Juli mendatang. Ia pun berharap bisa membawa laga dunia itu ke tanah kelahirannya.

“Kami ingin kejuaraan dunia WPBF bisa digelar di Papua atau Papua Pegunungan, supaya masyarakat bisa langsung menyaksikan dan ikut bangga,” ujar Geisler, yang kini berusia 41 tahun.

Menpora Dito menyambut antusias pencapaian Geisler dan menyatakan dukungannya agar kejuaraan dunia nanti bisa terselenggara dengan dukungan pemerintah.

“Selamat atas raihan sabuk juara WBC Kontinental Asia. Ini momentum penting untuk membangkitkan semangat masyarakat terhadap dunia tinju nasional,” ujar Menpora Dito.

Lebih lanjut, Menpora juga membuka peluang dukungan melalui Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK), serta mengusulkan agar event ini dikolaborasikan dengan ajang seperti Byon Combat atau HSS.

“Kalau memungkinkan, bisa digelar di venue PON Papua yang kemarin digunakan. Itu akan jadi energi luar biasa untuk olahraga Indonesia, apalagi dari tanah Papua,” tandasnya.

(GP)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *